Koreksi Metode Gravity
Dalam segala metode geofisika yang ada, pasti terdapat koreksi. Sama halnya dengan metode gravity, ada beberapa koreksi antara lain:
1. Koreksi pasang surut (tidal)
biasanya koreksi ini dilakukan untuk menghilangkan pengaruh-pengaruh yang disebabkan oleh benda diluar bumi terhadap gravitasi bumi yang berubah terhadap lintang dan waktu. untuk mendapatkan nilai pasang surt ini dapat dilihat perbedaan nilai gravitasi stasiun dari waktu ke waktu terhadap base. gravitasi terkoreksinya dapat ditulis:
dimana:
2. Koreksi apungan (drift)
Diakibatkan adanya perbedaan pembacaan gravity dari stasiun yang sama pada waktu yang berbeda karena guncangan pegas alat gravimeter selama proses transportasi dari suatu stasiun ke stasiun lainnya
dimana:
3. Koreksi Lintang
Koreksi ini dilakukan karena bentuk bumi yang tidak sepenuhnya bulat sempurna, terutama pada daerah ekuator dan juga karena rotasi bumi. Secara umum gravitasi terkoreksi lintang dapat ditulis:
dimana:
4. Koreksi udara bebas
Koreksi ini dilakukan untuk mengkompensasi ketinggian antara titik pengamatan dan datum (mean sea level). Koreksi ini dapat ditulis:
dimana:
5. Koreksi Bouguer
Dilakukan untuk mengkompensasi pengaruh massa batuan terdapat anatara stasiun pengukuran dan datum yang terabaikan pada koreksi udara bebas. Koreksi ini dapat ditulis:
dimana:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar