Jenis-Jenis Gravimeter
1. Gravimeter Lacoste Romberg
Dalam gravimeter tidak stabil, pergeseran yang disebabkan oleh gravitasi akan diperbesar oleh daya ketiga. Contohnya gravimeter tak stabil adalah gravimeter Lacoste Romberg. Gravimeter ini yang memiliki massa dan
spring
yang menempel tepat diatas alat. Spring
adalah logam dengan konduktivitas termal yang tinggi untuk meminimalkan efek termal ekspansi / kontraksi. Besarnya
momen spring tergantung pada panjang spring tersebut dan sudut sin θ. Jika gravitasi bertambah maka panjang spring
juga akan bertambah tetapi sudut θ menjadi lebih kecil θ´.
2.
Gravimeter Wolden
Alat Worden Gravitimeter digunakan untuk pengukuran perbedaan gravity bumi, dan dapat mendeteksi 1:100 000 000 dari gravitasi normal bumi. Pengukuran perbedaan gravity yaitu 0.01 miligal atau 1 inci dalam perubahan ketinggian yang dapat dilakukan. Alat Worden Gravitimeter ini masih dipakai sampai saat ini, dan mudah dibawa serta pengukurannya memiliki
ketelitian yang tinggi.
3.
Askania Gravimeter
Balok diputar pada pegas utama.
Sebuah sinar cahaya tercermin dari massa ke sel aphotoelectric. Pembelokan
massa, menggantikan sinar dan mengubah sirkuit voltagein. Re-tensioning pegas
bantu mengembalikan berkas ke null posisi, yaitu posisi yang sama saat semua
pengukuran dilakukan. Gravimeters stabil menggunakan amplifikasi listrik.
4.Boliden Gravimeter
Massa berupa balok dengan dua pelat logam tergantung diantara dua
pelat logam lainnya. perubahan gravitasi menyebabkan massa bergerak dan
perubahan kapasistansi diantara atas piringan - dideteksi oleh sirkuit
penyetelan.